Untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Berakar pada Seni dan Budaya
Visi:
Membentuk Tatanan Masyarakat Beradab Yang Berakar Pada Nilai Kearifan Lokal Melalui Seni dan Budaya
Misi:

Logo Silokabudaya diambil dari wujud gunungan/kayon dalam dunia pewayangan. Disebut gunungan karena bentuknya seperti gunung yang berisi mitos “sangkan paraning dumadi” yaitu asal mulanya kehidupan. Juga melambangkan pohon kalpataru atau pohon pengharapan.
Silokabudaya hadir untuk membuka jalan seperti yang tersirat dalam salah satu fungsi gunungan sebagai pembuka pergelaran/pentas.
Logo silokabudaya terdiri dari 3 lapisan warna.
Abu-abu
Intelek dan kesederhanaan
Biru
Melambangkan perasaan yang dalam. Warna ini mempunyai karakter tentang konsentrasi, ketenangan, bekerjasama, dapat menerima segala masukan, perasa, cerdas dan bersatu. Selain itu warna biru juga memberikan pengaruh lemah lembut dan bijaksana.
Coklat
Menunjukkan persahabatan, kejadian yang khusus, bumi, rumah, lingkungan luar rumah, kenyamanan, daya tahan, stabilitas, kesederhanaan, kedekatan, kedamaian, produktivitas, praktis dan kerja keras.
Di bawah 3 lapis warna, ada siluet warna hitam yang mencerminkan akar dan batang.
Silokabudaya dapat memupuk dan membentuk tatanan masyarakat beradab yang berakar pada nilai kearifan lokal melalui seni dan budaya (visi Silokabudaya)
Logo & Filosofi © 2008 Silokawarna | a Silokananta Global Network Company
Last Comment