Program & Kegiatan

Dalam mewujudkan Visi dan Misi Silokabudaya, kami mengembangkan beberapa Program dan Kegiatan sebagai berikut:

1. Pendirian Sanggar

Silokabudaya mendirikan Sanggar Silokabudaya dengan tujuan sebagai pusat pemberdayaan seni dan budaya, dimana dilengkapi dengan tempat berlatih, perlengkapan gamelan, serta pelatih-pelatih yang diambil dari para seniman yang telah kami siapkan baik dari segi prestasi maupun dari segi sosial ekonomi. Jenis kesenian untuk tahap awal yang kami siapkan adalah: kacapi suling, gamelan degung dan salendro, seni ibing Sunda (tari Sunda), angklung dan kendang penca. Sedang untuk kesenian buhun (kesenian cukup berumur tua) yang akan diselenggarakan adalah karinding, celempung dan tarawangsa.

2. Pelatihan Kesenian

Pelatihan kesenian di Silokabudaya selain berbentuk pelatihan reguler dengan pelatih dan materi yang telah dipersiapkan, juga menyelenggarakan pelatihan khusus yang melibatkan pelatih yang merupakan maestro dengan karya seni ungulannya. Pelatihan dilakukan dengan mengundang calon peserta pelatihan baik lokal maupun internasional dengan materi intensif baik dari sisi teori maupun praktek, hal ini dimaksudkan agar tata gerak dan jiwa dari suatu karya seni dapat terjaga.

3. Pergelaran & Pameran Lokal

Pergelaran selain merupakan bentuk pengekspresian jiwa dari seorang seniman, dapat juga dijadikan ajang untuk memperkenalkan karya seni kepada khalayak, dalam hal ini Silokabudaya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para seniman untuk dapat menampilkan karya mereka dalam bentuk pagelaran dan pameran yang terjadwal dan dipublikasikan kepada masyarakat umum, sehingga dari pagelaran ini seniman dapat memperoleh masukkan dan tanggapan atas karya seni mereka

4. Pergelaran & Pameran Internasional

Melalui jaringan yang telah tersebar di beberapa negara, Silokabudaya memberi kesempatan kepada seniman-seniman lokal untuk ikut berkiprah di dunia Internasional.

5. Pelatihan SDM

Untuk mendukung kegiatan kesenian dan kebudayaan, para pegiat seni dan budaya tidak cukup dengan memiliki kemampuan dalam hal seni dan budaya saja, tetapi perlu dibekali dengan kemampuan lainnya yang mendasar. Misalnya kemampuan pengembangan diri, public speaking, human relation, manajemen, komunikasi, marketing, bahkan penguasaan teknologi-teknologi terbaru untuk mendukung aktivitas kesenian dan kebudayaannya. Silokabudaya memberikan pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi semacam internet, dll., kepada para seniman. Untuk pengadaan sarana dan prasaran teknologi informasi ini, Silokabudaya akan bermitra dengan para vendor dan provider serta perusahaan/BUMN yang ada.

Silokabudaya juga akan mengupayakan pelatihan dan bekerjasama dengan desainer kemasan/konsultan manajemen mutu supaya produk dan jasa seniman memiliki image/citra yang cukup tinggi, sehingga memiliki varian yang bernilai seni tinggi dan mampu bersaing di pasar internasional. Tidak hanya itu, Silokabudaya akan membantu dalam pembuatan material promosi seperti desain brosur, website, dll.

6. Pencarian Donatur/Investor/Inkubator

Untuk mendukung seluruh kegiatan bantuan kepada para seniman, Silokabudaya berperan dalam mencari donatur, investor atau inkubator. Misalnya, apabila ada seniman yang memiliki kemampuan sebuah kesenian, maka dapat diupayakan supaya seniman tersebut hanya bertugas melatih dan menularkan kemampuannya. Tetapi supaya kehidupan sosial ekonominya terjamin, Silokabudaya bisa mengupayakan supaya seniman tersebut diberi bantuan pendirian sebuah usaha/bisnis misalnya, baik itu sebagai investor maupun inkubator.

Untuk beberapa pergelaran dan pameran, kadang diperlukan biaya yang sangat besar dan mungin tidak dapat ditutupi dari penjualan tiket, maka Silokabudaya mengupayakan untuk mencari sponsor dan donatur.

7. Pembukaan Jaringan Pemasaran

Salah satu kesulitan yang dialami para seniman selain dalam hal permodalan adalah tidak mengetahui bagaimana caranya memasarkan produk kesenian mereka. Silokabudaya akan berkerjasama dengan jaringan pemasaran baik nasional maupun internasional. Pemasaran ini bisa disinergikan dengan pergelaran dan pameran. Secara teknis, Silokabudaya akan mendirikan layanan jaringan pemasaran, baik berupa offline maupun online, dan para seniman dapat memanfaatkan jaringan pemasaran yang kami miliki tersebut.

8. Pemanfaatan Seni dan Budaya sebagai Media Komunikasi

Seni dan Budaya dapat dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan informasi. Sebagai contoh, Islam bisa menyebar dengan efektif karena menggunakan media kesenian yang telah menyatu dengan masyarakat, contohnya dengan menggunakan kesenian wayang. Silokabudaya akan mengemas penyampaian informasi, baik itu berasal dari pemerintah, swasta, mau pun untuk layanan masyarakat.

9. Dokumentasi Kesenian dan Kebudayaan

Dokumentasi dalam berbagai format, misalnya buku foto-foto kegiatan kesenian, rekaman film/video dalam bentuk DVD, baik online maupun offline, rekaman ke dalam bentuk CD/kaset audio, dll.

10. Inventarisasi Database Kesenian dan Kebudayaan, dan Para Penggiatnya

Silokabudaya akan membuat sebuah pusat database yang berisi berbagai jenis kesenian dan kebudayaan Sunda, lengkap dengan para penggiat, alamat serta dokumentasi kesenian dan kebudayaan tersebut. Bentuk database dalam bentuk online dan offline.

11. Pendirian Museum Seni dan Budaya

Ini adalah program jangka panjang Silokabudaya. Diharapkan dengan adanya museum, sejarah kesenian dan kebudayaan terutama Sunda, tidak hilang ditelan jaman. Museum akan diisi dengan karya-karya seni, baik itu yang asli atau pun replika, baik berupa wujud asli, maupun dalam bentuk visual multimedia.


  • 15 Seni dan Budaya Jabar Akan Dihakpatenkan
    JAWA Barat kaya akan seni, budaya, dan upacara adat, yang menjadi ciri khas sejak zaman dahulu. Dari 250 macam seni budaya maupun upacara adat yang ada, kira-kira 150 di antaranya masih aktif dan masih dipakai oleh warga Jabar. Semua kekayaan ... - #

Last Comment

  • galih muhammad: punten , hoyong terang meser karinding dimana nya ?
  • diko: wah jangan sampai, sudah lagu rasa sayange dsb diambil sama ...
  • luki: leres....leres.......
  • ninda: leres, seueur wanoja sareng jajaka nu langkung motekar, nu l...
  • luki: leres pisan kang benny, nu motekar, nu gaduh kamampuan mung ...
  • moza: saya bru blajar krinding . ternyata karindingg itu mudah jug...
  • Joko P.: bukannya kecolongan, ttp emang pem kita aja yg membiarkan it...
  • christ: wah jadi prihatin yo sama menteri kit...
  • rudy: muhun eta oge sae' ...namung tidinya tarekahan deui ku urang...
  • adhelina pisca: gak boleh kecolongan lagii
  • adhelina pisca: jangan sampe Indonesia kecolongan lagii sm Malangsia !
  • cah ayu dr pekandangan: mi..........nie murid mi2,saya nax pkd .ouh.........y mi,say...
  • izmal: pupuhna ulahnu( eling-eling )wae nulain atuh ok.... kirim ka...
  • almas aprilana: upami bade meser karinding di mana nya?punten tiasa nyuhunke...
  • heri: alhamdulillah kami digarut juga melestarikan seni karinding
  • Eep: alaikum salam kang sule.... reueus dilongokan ku pupuhu bud...
  • Kang Sule (sukmasunda): Aeh.... Assalamu alaikum, Kang Ep....
  • Kang Sule (sukmasunda): Sok jadi kaliru atuda, Loh. Dipiwarang ngajurian ge sok jant...
  • herman: Saya kira bukan masalah sentuhan baru, sebab secara musikal ...
  • herman: Angklung yang datang ke Malaysia adalah dibawa oleh orang Ja...

No shows booked at the moment.